Friday, October 19, 2007

Sampai kapan?

Terkadang aku merasa sebal dengan komentar atau pertanyaan dari orang-orang. Parahnya, hal itu berlangsung hampir sepanjang hidupku. Dan parahnya, hal itu ternyata... mau tidak mau, "menular" ke aku, tanpa aku sadari. Suatu kebiasaan? :(

Saat masih sekolah, tiap kali ketemu orang, selalu ditanya: "Sekarang kelas berapa?" yang berlanjut ke "dapat ranking berapa?"Setelah SMA, pertanyaan bertambah menjadi jurusan apa?

Dan makin berkembang saat aku kuliah. Kuliah di mana? Ambil jurusan apa? Saat aku memilih untuk ambil jurusan Komunikasi, parahnyaaaaa.... ada tetangga yang bilang kalo itu jurusan gak elite, cuman "sisa-sisa". WHAT?!!! Apa perlu yah, aku berkoar-koar, lebih memilih jurusan itu drpd Exact meski nilaiku untuk Kimia selalu 9 dan aku cinta mati ama bidang itu? **waktu SMA kelas 2, saat nilai kimiaku turun, aku bahkan secara khusus didatengi ama guruku dan ditanya: kamu kenapa sih, nilai-nilaimu turun? Lg pacaran?** Kekekeke :D

Sebulan setelah wisuda, aku mulai kerja di Jakarta. ^_^ Dan kemudian, pertanyaan-pertanyaan itu kembali muncul. Argh!!!untunglah ada satu pertanyaan yg tak pernah dilontarkan ke aku: "Kapan kerja?" Hehehe. :D Masalahnya, sejak dr kuliah aku dah mulai kerja, jd praktis gak ada yg tanya soal ituh.

Pertanyaan berlanjut ke: kapan nikah? Setelah menikah ke: kapan punya anak? Dan setelah Nikki satu tahun, pertanyaan berikutnya: kapan Nikki punya adek?

Fiuuuuuuh!!!

Nah... nanti setelah aku melahirkan lagi, pasti pertanyaan-pertanyaan yang sama, seperti abis melahirkan Nikki, muncul lagi: gemuk amat... kapan kurus lagi kayak dulu? Hueeeeeee.... :(

Itu yang paling nyebelin!!! Bahkan ada yang tega-teganya bilang begitu waktu nengokin Nikki abis lahir. Dan langsung aku jawab: "Aku tuh baru saja melahirkan, jadi masih ada sisa kira-kira 20 kilo. Kalo kamu gak pernah melahirkan, mana bisa kamu merasakan?" Huahahaha... :) Kesannya jahat banget yak. Tapi aku sebel banget dengan pertanyaan2 ituh.

Dan di kantor, sering banget hal itu menjadi sesuatu yang... menurutku, "rasis". Ada temen cowok yang bilang dengan entengnya: gendut amat. Atau manggil dengan "genduuuuut...." ke semua orang yg abis ngelahirin dan masih keliatan "gemuk". Oh, pliz deeeeeh. Hentikan ituuuuu!!!!

No comments: