Thursday, October 28, 2010

Sekolah ala Laskar Pelangi

Siang ini, sepulang les, Nikki heboh banget. Begitu sampe rumah, diriku yang sedang siap-siap mau ke kantor sampe takjub liatnya.

Maklum, Nikki itu bukan tipe anak yang suka cerita heboh. Hehehe. Jadi pasti ada sesuatu yang sangat menarik yang membuat dia "bisa cerita".

Dia lalu bilang: "Ma, tahu tidak? Aku tuh tadi kelasnya kayak di Laskar Pelangi. Udah jelek banget dan nulisnya juga pake kapur tuh Ma. Pokoknya sama kayak sekolahan di Laskar Pelangi itu."

Waktu tanya ke mbaknya anak-anak, oooh. Ternyata Nikki les di ruangan di seberang halaman gedung utama (antara SDN Jatiasih 8 dan 9). Iya, memang kondisi kelasnya dah parah. Dan ya, hari ini Nikki merasakan bersekolah dalam kondisi begitu. Seperti mungkin, berjuta-juta anak di negara ini di daerah pedesaan, perbatasan, ataupun di pelosok.

Ya, Nak. Itulah gambaran secara riil sekolah-sekolah di negeri ini. Bukan hanya gedung bagus. Tapi ada banyak gedung yang bobrok di banyak daerah. Dan ya, Nak. Bersyukurlah karena hanya 1 jam dalam seminggu kamu "menikmati" nuansa itu. ^_^

Les
Sebenarnya, waktu ada pengumuman di sekolah diadakan les, aku gak gitu setuju. Maklum, Nikki masih kelas 1 SD. Dan, menurut kami, orangtuanya, Nikki mampu mengikuti pelajaran. Tentu saja nilainya tidak selalu bagus. Tapi itu hanya nilai. Yang penting, dia mengerti apa yang diajarkan.

Namun, waktu ditanya: "apa kakak mau ikut les?" Dia langsung menjawab: "Ya, aku mau ikut les." Dan ternyata, itu karena teman deketnya ikutan les. Ya, sudahlah. Jadi les ini kami pandang sebagai sarana sosialisasi. :p

Suatu hari, waktu ke sekolah Nikki nganterin baju ganti buat les, kami melihat Nikki sedang "nongkrong" dan ngobrol sama teman-temannya nunggu waktu les. Wah! Diriku ama Mas sampe senyum2 liatnya. Yup! Alhamdulillah... akhirnya dia punya teman, mau ngobrol, dan bisa "nongkrong". hahaha. ^_^

No comments: