Saturday, November 06, 2010

Merapi...

Tanggal 26 Oktober kemarin Merapi mulai erupsi. Doh! Ya Allah ya Robb.

Sedih, melihat begitu banyak pengungsi. Selalu menangis melihat para simbah-simbah yang ikut mengungsi, dengan diam, tanpa mengeluh. Hebat!

Selama peristiwa erupsi Merapi kali ini, saya selalu tertegun melihat cara pandang, cara hidup, dan segala omongan para orang2 tua di daerah Merapi. Sungguh! Kesehajaan mereka benar-benar telak memukul saya. Benar-benar menohok saya. Dalam setiap berita, selalu, dan selaluuuu... saya merasa malu dengan ketabahan mereka yang luar biasa. Dengan semangat hidup mereka yang luar biasa. Dengan segala kepasrahan hidup yang luar biasa.

Trakhir kali saya naik ke daerah Merapi, entahlah. Waktu kuliah, pastinya. Tapi terakhir naik ke daerah Kaliurang, saya ingat. Waktu harus menemui para anggota Laskar Jihad yang ada di daerah sana. Dan, tentu saja, saya menemui kekecewaan, tidak bisa mewawancarai mereka langsung karena saya perempuan! **sigh**

Dengan susah payah saya "meredam" keinginan untuk berangkat ke sana sebagai relawan. Ingin sekali saya ke sana. Mengulurkan tangan, apa pun, untuk orang-orang di sana. Orang-orang dan kota yang sudah begitu baik kepada saya. Membentuk saya....

Saat ini cuma bisa berdoa, semoga semua orang di sana selalu diberi keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT.

2 comments:

matahari said...

komunikasi sama kompas jogja, mbak. mungkin mereka punya info dusun2 mana yg butuh bantuan.

Indahjuli said...

Tadinya gw sempat kepikiran tuh mau jadi relawan, tapi kasihan banget anak2 ditinggal terus :)
Semoga Merapi cepat pulih ya.