Friday, April 01, 2011

Rumah Stroberi dan Rumah Sosis

Setelah merasa cukup maen di Kampung Gajah, waktunya makan siang. Dari awal rencananya memang enggak bakalan makan di Kampung Gajah, tapi pengen ke Rumah Stroberi.
Ini bukan pertama kalinya kami ke RUMAH STROBERI. :-) Anak-anak seneng banget karena katanya mereka pengen metik stroberi sendiri.
Halaman Rumah Stroberi, dilihat dari mushola

Rumah Stroberi
Sampai di Rumah Stroberi,
gerimis menemani kami. Duh... alamat enggak bisa main flying fox di sini. Padahal, Nikki katanya pengen nyobain main flying fox. Tapi ya sudahlah. Toh, memang tujuan utama ke sini adalah: makan siang. Horeeee...!!!
Akhirnya kami pesan: nasi goreng kambing, sop buntut, spageti, jus stroberi, dan tentu yang wajib... fresh strawberry dessert. Yum!

Yang sedang menunggu pesanan
Karena cuaca masih gerimis, akhirnya kami memilih tempat makan yang sudah pasti aman dari air hujan. Dan Alhamdulillah, pas makanan datang, hujan sudah mulai berhenti. Sop buntutnya enaaaak. Dan porsinya besar. Satu porsi bisa buat dua orang.


Spageti dan Jus Stroberi















Nasi Goreng Kambing Campur Stroberi


Sop Buntutnya enakkkk

Strawberry Dessert
Nasi goreng kambing di Rumah Stroberi berbeda dengan tempat makan lain. Yang membedakan adalah: nasi gorengnya dicampur dengan stroberi! Rasanya? Tetap enak dengan tambahan rasa asam stroberi ketika masuk mulut. Menurut saya ini lebih menyegarkan karena biasanya nasi goreng cenderung berminyak. Dengan tambahan buah stroberi, rasa minyak justru agak teredam.

Selesai makan, anak-anak ribut minta metik stroberi. Akhirnya masing-masing ambil keranjang dan gunting. Ketika mau masuk, petugasnya baru tanya: "Sudah makan, bu?" Heh... apa maksudnya. Oh, ya ampuuun. Ternyata dari awal enggak ada pemberitahuan. Ternyata ya, kalau pesan menu nasi komplet, bisa dapat diskon untuk memetik stroberi. Yaaaah... kenapa dari awal enggak dibilangin? Setelah komplen, akhirnya kami dapat diskon juga. Hihihi. Lumayan. 
Akira asyik memetik stroberi
Kebun Stroberi
Selesai memetik stroberi, turun hujan yang lumayan deras. Haiyah!! Untung selalu sedia payung di mana tempat. :-) Akhirnya ke mushola dulu. Setelah sholat dzuhur, istirahat dulu di mushola sambil nungguin hujan agak reda.

Enggak lama kemudian, hujan mulai reda. Akhirnya masuk mobil lagi dan menuju tempat berikutnya, Rumah So
sis. ^_^

NOTE:
- harga makanan berkisar: Rp 15.000-Rp 35.000
- harga minuman: Rp 3.000-Rp 20.000

Rumah Sosis
Ini juga bukan pertama kalinya kami ke RUMAH SOSIS. Di sini dulu Nikki pernah main di rumah pohon, juga naik ATV. Tapi kali ini, karena sudah main di Kampung Gajah, tujuan utama cuma: berburu Sosis.


Meski habis makan, ada juga yang "lapar mata". hahaha. Akhirnya suami, anak-anak, dan mbaknya anak-anak pesan hotdog, juga sate sosis. Saya? Eeeeh, sudah enggak muat perutnya. Akhirnya lihat-lihat saja dan beli sosis untuk persediaan di rumah.
Kami ke Rumah Sosis cuma sebentar karena tujuan utama memang cuma beli sosis buat stok di rumah.
Hotdog di Rumah Sosis

3 comments:

Adi said...

Boleh saya download foto sosisnya gk??
untuk bikin banner acara kantor..

retma-haripahargio said...

silakan.. :)

Adi said...

makasih yah bunda Retma..

:)