Monday, January 14, 2013

Review: Swiss-Belhotel Segara, Bali

Hari keenam aka hari terakhir di Bali, kami enggak ke mana-mana karena anak-anak sudah capek. Akhirnya kami hanya tinggal di hotel sampai siap ke bandara untuk pulang. Selama tiga hari terakhir di Bali, kami menginap di Swiss-Belhotel Segara. Setelah berusaha ngubek-ngubek daerah Pecatu dan menginap di New Kuta Condotel, kami pindah ke daerah Nusa Dua.

Saat menuju Swiss-Belhotel Segara, Nusa Dua, kami cukup percaya diri mengandalkan GPS. Alhasil, kami sempat bengong ngeliat jalan yang "aneh". Kami ragu-ragu, sementara Mbak Jipi tetep saja menyuruh kami berbelok ke kiri. Untung saja di situ ada satpam yang bisa ditanya. Akhirnya satpam bilang: "Sebenarnya gak boleh sih, lewat sini karena ini jalan khusus kendaraan proyek. Tapi karena belum tahu jalan, boleh lah lewat." Wahaha. Ternyata sebenarnya itu jalan tertutup buat umum sodara-sodara. *salahkan Mbak Jipi*
gambar dari sini
Dan hm, ternyata... selama menuju hotel kami lewat beberapa proyek, termasuk proyek pembangunan Hotel The Mulia yang gedenya segambreng ituh. Ya, bisa dibayangkan kan, jalannya kayak gimana kalo kita lewat area proyek. Isinya debu dan pemandangan yang gak asyik. Untung saja begitu sampai hotel dan masuk kamar cukup melegakan. :)

Kami memesan kamar tipe Superior Loft Pool View, model duplex dengan satu tempat tidur di atas dan satu sofa bed di ruang bawah. Saya suka dengan kamarnya! Karena setiap masuk kamar langsung gabrak-gabruk naruh barang dan anak-anak wira-wiri, baru hari terakhir saya sempat ngambil fotonya. Jadi ya, maafkan kalo foto di atas itu ngambil dari website hotel. 

Kamar yang kami tempati
Saya suka tempat tidurnya karena lapang, berukuran King Size semua baik yang di atas maupun sofa bed yang di bawah. Anak-anak bisa guling-guling di atas kasur dengan leluasa. Sayangnya saya tidak bisa duduk-duduk nongkrong di balkon itu kecuali hari pertama pas baru dateng. Setelah itu selalu hujan. Tapi yang paling menyenangkan buat anak-anak sih: kolam renangnya yang berbentuk laguna!

Kolam renangnya...
Selama di hotel ini, hampir tiada hari tanpa berenang. Memang kami sudah niat sih, tiga hari terakhir kami memesan hotel yang kolam renangnya bagus buat anak-anak, mengantisipasi anak-anak sudah enggak mau jalan-jalan lagi. Hari pertama kami tidur di hotel, tengah malam bangun semua. Eh, kirain siapa yang jalan-jalan di tangga karena berisik banget. Ternyata tetangga samping kamar. :D Jadi ya, itu tetangga setiap kali naik-turun tangga selalu kedengeran.

Hotel ini sebenarnya enak buat menginap. Kamarnya, terutama. Tapi ya, menurut saya, petugas-petugasnya kurang ramah. Saat pertama baru datang, petugasnya yang gak sigap gitu mbantuin kami nurunin koper dan barang bawaan. Terus petugas cleaning service-nya juga. Gak yang otomatis menyapa para tamu. Dunno apakah mereka sedang capek atau kenapa.
Nungguin shuttle ke Geger Beach
Akira top to toe hasil berburu di Pasar Sukawati :)
Yang lain, hm... kayaknya resepsionis sering tidak berada di tempat (atau sedang sibuk?). Saya beberapa kali menghubungi resepsionis, tapi sampai deringan kesekian, belum diangkat tuh. Dan saluran TV kabelnya tidak ada Disney! Padahal sudah jauh-jauh hari anak-anak ngetekin mau nonton Cinderella II hari itu. Tapi ternyata di hotel enggak ada Disney! Untungnya sih... anak-anak akhirnya enggak ribut karena mereka bisa berenang dengan puas. Dan anak-anak pun senang naik-turun lift karena ini lift kaca, jadi bisa liat kolam renang selama naik-turun.
Sunset... dari balkon kamar
Di luar itu sih, saya senang dengan hotel ini. Makanannya cukup bervariasi. Bahkan selalu ada makanan khas Bali. Setiap hari menunya beda. Hurray... Ini menyenangkan. Dulu kalau dinas keluar kota, biasanya hari ketiga saya sudah enggak mau sarapan di hotel karena bosen. Tapi kayaknya kalau di sini saya gak bakalan bosen deh. Hahaha. Makanannya enak dan variasinya banyak. Yum!

Tentang Swiss-BelHotel Segara:
  • Terletak di daerah Nusa Dua, Bali
  • Sebelum masuk ke kawasan hotel, ada baiknya belanja makanan dahulu karena hotel ini pun lumayan jauh dengan tempat makan
  • Hotel ini menyediakan shuttle untuk menuju Geger Beach, pantai terdekat dari hotel. Shuttle ini berbentuk mobil bak terbuka yang dihias (sedikit). Anggaplah sedang naik limosin. Hehehe. Tapi enaknya, kita gak perlu merasa bersalah mengotori mobil karena badan penuh pasir saat pulang. Untuk jadwal shuttle bisa dilihat di lobi.
  • Hotel ini lumayan dekat dengan masjid, gereja, dan wihara. Jadi kalau ada yang mau beribadah enggak bingung.

2 comments:

Lidya - Mama Cal-Vin said...

sudah dipikirkan betul ya jadi ada tempat ibadah yang dekat disana

Della said...

Catet, kali-kali kelak sempet ke sana :D