Wednesday, February 27, 2013

Cinta

Cinta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sih, artinya suka sekali, sayang benar. Tapi ya, kalau hidup itu segampang nyari kata di kamus, gak bakalan seru (apalagi kamus online!). :p

Suami saya pernah tanya ke saya, kenapa saya CINTA dia. Eh, ternyata buat ngejawabnya pun saya bingung. Mau nyontek ke kamus, gak kreatif. Googling, apalagi, lebih-lebih dan amat sangat gak kreatif.
gambar dari sini
Saya ngaku bahwa satu-satunya surat cinta yang pernah saya tulis itu cuma waktu ada tugas kuliah nulis surat cinta!!! See? Hidup saya jauh dari romantis. Kalau orang lain mungkin pernah nulis surat cinta sampai berlembar-lembar, saya cuman sekali... dan itu pun harus dikumpulkan ke dosen saya. Jadi, kayaknya dosen saya itu harus mengabadikan surat cinta buatan saya karena saking langkanya.

Saya sih bukan tipe orang yang bakalan teriak-teriak: baby just let, let me love you *ditendang anggota S4**  Makanya saat ditanya "kenapa cinta", saya bingung. Kalau cinta diumpamakan kayak nasi goreng, saya masih bisa mendefinisikan rasanya, meski jauh banget perumpamaan yang saya bikin itu. Kalau cinta diumpamakan seperti rendang, saya pun masih bisa mendefinisikan, meski makanan itu dibikinnya berjam-jam (apa sih?!). Kalau cinta diumpamakan seperti permen rasa sarsaparila, saya mulai bingung karena itu permen kayaknya sudah enggak beredar. 

Cinta itu bagi saya tak serumit untaian kata Pablo Neruda di "Sonet XVII". Pun tak sesederhana yang dibilang Sapardi Djoko Damono dalam "Aku Ingin". Ish... mau bilang cinta saja kok susah yak. Yang pasti sih, menurut saya, cinta itu gak bisa dijabarkan dengan satu atau dua kata doang seperti kata kamus.

Balik lagi ke pertanyaan suami saya. Setelah lama saya mikir dan gak tahu jawabannya, akhirnya saya menemukan satu artikel yang entah di mana bacanya. Intinya, alasan orang mencintai dengan tulus itu kadang-kadang memang justru tidak bisa diungkapkan (bangga! berarti saya juga dong? Hahaha). Sama halnya seperti yang diungkapkan di Flower Boy Next Door, bahwa kalau cinta sudah "datang", mau dia jauh banget dari impian ideal kita, kadang kala kita gak bisa mengelak.

Kalau terkait suami saya, ada banyak hal yang membuat saya suka meski kadang hal-hal itu kecil dan remeh-temeh. Saya sering kali bangun di pagi hari dan ngeliat hp saya sudah terhubung dengan charger. Suami saya sering membuat saya ketawa karena dia suka menantang saya melakukan hal-hal yang menurut dia petualangan dan patut dicoba. Dan saat saya menyatakan setuju, seperti sepedaan 42 km itu, dia menyiapkan semuanya sampe baju yang harus saya pake. Dia mau saja saya seret ke bioskop meskipun film yang ditonton itu "cewek banget". Dan seterusnya... dan seterusnya.

Begitulah. Saya susah mengungkapkan soal cinta ke suami saya. Tapi ada banyak hal yang bisa saya jembreng yang bisa membuat hidup saya selalu berwarna bersama dia. Tak ada cokelat, tak ada bunga. Tapi ada banyak cerita. xoxo   

Backsound: Can't Say I Love You by 2AM :)

4 comments:

fitri anita said...

wah, kalau Ibu 3 Boys malahan banyak umbar kata cinta xi xi xi xi

ei said...

baaah ada apaan ini ujug2 mbahas cinta :P

retma-haripahargio said...

@fitri: hahaha. Bagooos. Lanjutkan.

@ei: kan pebruari. Biar dikata gw romantis. #pencitraan

Lidya - Mama Cal-Vin said...

aku gak pernah bikin surat cinta loh mbak :)
aku tuh males banget loh ngecharge hp dll biasnaya suamiku yg ngecharge