Thursday, October 08, 2015

Camping Asyik di Ranca Upas

Musim UTS telah tiba! Dan setelah itu, tentu saja, ada jeda waktu untuk "bernapas". Anak-anak lega satu tahap telah terlewati, emak-bapaknya apalagi. Emak-emak macam saya, yang harus antar-jemput sekolah setiap hari (dan mendadak jadi pembuat soal latihan kala UTS), setidaknya punya waktu ekstra buat tidur. Hurray!

Biasanya, setelah UTS atau semesteran atau apalah namanya, untuk refreshing, keluarga kami punya dua pilihan: hiking atau camping. Kami jarang sekali ke mal, jadi lupakan itu. Kami ke mal biasanya hanya untuk sekadar nonton film atau pertunjukan musik. Lain itu hampir tidak pernah. Hiking terakhir kami adalah ke GOA AGUNG GARUNGGANG di seputaran Sentul. Sementara camping terakhir adalah ke RANCA UPAS di Bandung, Jawa Barat.

RANCA UPAS
Bumi Perkemahan RANCA UPAS atau Kampung  Cai terletak di Jalan Raya Ciwidey Patenggang, Kabupaten Bandung. Dari nama daerahnya kelihatan bahwa bumi perkemahan ini posisinya tidak jauh dari tempat wisata Kawah Putih di Ciwidey yang terkenal itu dan Situ Patenggang yang cantik.
Bumi Perkemahan Ranca Upas
My Life, My Adventure
Dibandingkan dengan tempat-tempat camping yang pernah kami coba, Ranca Upas lebih cocok buat anak-anak. Selain danau, di tempat itu juga ada playground untuk anak-anak, fasilitas outbond, waterboom, juga tempat penangkaran rusa. Yang lebih asyik lagi adalah: waterboom di sini airnya hangat karena ada sumber air panas alami di Kampung Cai. Di luar itu, letak bumi perkemahan RANCA UPAS tidak begitu jauh dari Kawah Putih dan Situ Patenggang. Jadi kalau ada waktu lebih, tidak ada salahnya mampir ke dua tersebut.

Menghindari macet yang sesorean karena waktu itu long wiken, kami berangkat ke Bandung pada dini hari. Alhasil, memasuki Kabupaten Bandung masih sepi. Ini kabupaten, bukan kota. Jadi pagi itu kami menyusuri jalanan yang masih lengang, khas kota-kota kecil, yang mengingatkan saya ke kampung halaman. Jalanan yang tidak begitu lebar, pulau-pulau jalan yang penuh bebungaan di sepanjang tengah kota, dan lalu lintas dengan beragam kendaraan.

Kampung Cai Ranca Upas
Bunga lonceng yang bertebaran di sana-sini
Jajaran warung makan
Saat tiba di bumi perkemahan, suasana masih sepi. Hanya ada beberapa tenda yang berdiri. Beberapa orang sedang menghangatkan badan di dekat kompor atau memasak untuk sarapan. Pemandangan yang menenangkan. Tenda-tenda, tanah yang basah habis diguyur hujan semalam, kepulan asap di beberapa tempat, hawa yang segar dan dingin, serta jejeran pohon menghijau. Petugas kebersihan hilir mudik menyapu dan membereskan beberapa spot.

Karena masih sepi, kami bisa memilih area untuk mendirikan tenda dengan leluasa. Saat itu kami memilih mendirikan tenda di dekat kolam renang. Pertimbangannya banyak: kami bisa mengawasi anak-anak sambil tetap leyeh-leyeh di tenda, mau berendam di air panas juga dekat (lupakan berenang karena kolamnya lebih cocok untuk berendam), dan terutama tidak jauh dari toilet. Karena waktu itu rombongan keluarga yang lain belum sampai akibat terjebak macet, sambil menunggu tenda yang kami pesan datang, kami berjalan-jalan di lingkungan bumi perkemahan tersebut.
Tenda-tenda yang sudah terpasang
Ini blok yang kami pilih untuk mendirikan tenda
Kolam air hangat untuk anak-anak
Meski udara dingin menggigit tapi tetap bisa berenang
Kami mengelilingi lapangan yang ada di tempat itu dan mengecek fasilitas (terutama toilet) di seputaran area camping yang kami pilih. Toiletnya lumayan bersih dan banyak. Warung-warung berjejer di sepanjang tepi lapangan. Wah! Sepertinya untuk masalah makanan kami cukup terjamin. *emak-emak pemalas*

Karena kami juga membawa tenda, selain tenda yang kami pesan, maka kami mulai membuka dan mendirikan tenda bersama anak-anak. Kami "berdiskusi" menentukan mana tempat yang paling cocok. Acara ini biasanya lumayan seru. Yang satu pengen di sini, yang satu pengen di sana. Belum lagi kalau kami mulai mengeluarkan pasak-pasak dan menarik tali-tali. Biasanya kami berempat berbagi tugas.
Begini cara mendirikan tenda ya...
Yak... tendanya mulai berdiri!
Tenda-tenda yang sudah berdiri
Bagian ini biasanya menjadi bagian paling menyenangkan bagi suami saya. Dia bisa mengajari anak-anak cara mendirikan tenda, berbagi tugas mengangkut barang-barang, menempatkan barang-barang, dan menatanya di dalam tenda ketika tenda sudah berdiri. Karena itu, di rumah kami punya beberapa tenda, sleeping bag, tas carrier (tentu saja), dan perlengkapan camping lain yang tidak jauh berbeda dengan perlengkapan naik gunung. :p

Begitu tenda sudah berdiri, anak-anak langsung nyebur ke kolam renang. Di sini tidak usah khawatir bakal kedinginan. Meski udara dingin menggigit, apalagi di pagi hari, anak-anak masih leluasa berenang. Asap tipis di permukaan kolam renang yang menandakan bahwa air di kolam tersebut hangat selalu membuat pengen berendam! Saat saya selesai menata barang-barang, ternyata petugas bumi perkemahan tersebut datang dengan tenda-tenda yang kami pesan. Ya, karena kali ini acara camping bersama keluarga, kami masih butuh beberapa tenda lagi di luar tenda yang kami miliki.

Kolam renang air hangat
Rumah pohon
Jelang tengah hari, keluarga yang lain akhirnya sampai di Bumi Perkemahan RANCA UPAS. Karena waktunya sudah mepet, akhirnya kami memutuskan kegiatan hari itu difokuskan hanya di sekitaran bumi perkemahan. Yang artinya membiarkan anak-anak main sepuasnya di kolam renang air hangat dan melihat penangkaran rusa. Tadinya kami berencana mengunjungi KAWAH PUTIH CIWIDEY atau ke SITU PATENGGANG. Tapi kemacetan dari sehari sebelumnya akibat long wiken membuyarkan rencana semula.

KOLAM AIR HANGAT
Anak-anak, tentu saja, tak menyia-nyiakan kesempatan. Mereka hilir mudik dari satu kolam ke kolam lain. Puas bermain di kolam khusus anak-anak, mereka pindah ke kolam yang lebih besar. Tidak usah khawatir, di kolam yang lebih besar pun anak-anak masih bisa bermain meski tetap harus ada pengawasan dari orangtua. Karena itu kami memilih mendirikan tenda di sekitaran kolam renang. Sambil mengawasi anak-anak berenang, yang tentu saja kadang rasanya berabad-abad lamanya, kami bisa leyeh-leyeh di tenda atau sekadar ngobrol dan bersantai di depan tenda.
Yeah!
Berendam di air hangat sambil ngobrol


Setelah sesi pertama berenang (entah mereka berenang berapa sesi karena rasanya enggak kelar-kelar), anak-anak berbilas di toilet. Yang menyenangkan di sini adalah airnya hangat (beneran hangat, bukan air panas)! Air hangat itu menyenangkan. Biasanya, kalau kami camping di seputaran gunung, pagi hari kami memilih tidak mandi karena seringnya tidak tahan dengan dinginnya air pegunungan. Jadi kalau masih mau mencoba-coba camping dengan membawa anak-anak, sekadar perkenalan, kayaknya di RANCA UPAS lebih cocok. :p
Penampakan secara keseluruhan (klik untuk memperbesar)
Siang itu karena malas masak, akhirnya saya memilih memesan makanan di warung seputaran kolam (camping macam apa ini?! Hahaha). Iya, layaknya wahana permainan di mana pun, di sekelilingnya pasti berdiri warung dengan aneka makanan. Sosis bakar, hamburger, nasi, gorengan, kopi, dan seterusnya. Tapi, tetap saja warung-warung di seputaran kolam bakal tutup sesuai jam operasional kolam renang.

Makin siang, suasana pun makin ramai. Banyak rombongan yang baru datang. Keluarga, anak-anak sekolah, atau rombongan lain. Tenda-tenda mulai berdiri. Seusai makan siang, kami memutuskan pergi ke penangkaran rusa yang "cuma di situ doang". 

PENANGKARAN RUSA
Satu hal lagi yang asyik kalau camping di RANCA UPAS adalah: tempat penangkaran rusa. Saat anak-anak melihat tempat ini, mereka ribut pengen masuk dan memberi makan para rusa.
Penangkaran Rusa
Jangan lupa beli makanan dulu ya...
Untuk masuk area ini: gratis! Tapi lebih baik sebelum masuk, bawa satu atau dua kantong (kalau bawa anak-anak, satu kantong dipastikan kurang!) wortel yang dijual di depan pintu masuk. Harganya Rp 5.000 untuk satu kantong.

Setelah itu kita bisa masuk ke dalam dan turun lewat tangga kayu. Karena kita benar-benar akan berhadapan dengan rusa, pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan. Oh, ya. Sayangnya, beberapa bagian tangga dan jalan menuju tempat penangkaran ini, yang terbuat dari kayu, lapuk/rusak di beberapa bagian. Jadi kalau mau ke sini, selalu pastikan anak-anak dalam pengawasan. Dan semoga kayu-kayu itu saat ini sudah diganti oleh pengelolanya.
Memberi makan rusa
Mereka suka wortel!
Anak-anak senang banget di area sini. Mereka bisa memberi makan rusa-rusa yang langsung datang ketika kita menyodorkan wortel. Bosan di satu spot, mereka pindah ke sisi yang lain. Dan rusa-rusa kembali datang. Tapi, yang enggak begitu senang emaknya. Kok, perasaan wortel-wortel cepat habis yak?! :p

Sebenarnya hampir setiap hari, ketika antar-jemput sekolah, di kompleks perumahan yang saya lewati di tamannya ada banyak rusa. Tapi saya tidak tahu apakah rusa-rusa ini boleh dikasih makan atau tidak karena tidak ada pengumuman di seputaran pagar taman. Kadang sepulang sekolah, saya dan Kira berhenti di taman itu hanya untuk melihat rusa-rusa bersantai di bawah pohon.
Mari masak makan malam
Malam harinya, suasana lumayan gelap karena entah kenapa lampu penerangan di sekitar kolam tidak dinyalakan. Untungnya di sini semua perlengkapan pendukung camping tersedia. Kami akhirnya menyewa petromaks di warung-warung yang ada di sekitar lapangan, juga membeli kayu bakar yang biasa digunakan untuk api unggun untuk tandem jalan karena malam itu sekitar tenda becek akibat hujan sejak sore.
Selalu suka dengan suasana saat camping
Tenda kami
Setelah makan malam, ngobrol sana-sini, akhirnya kami tidur juga. Siapkan tenaga untuk esok pagi karena kami berencana jalan-jalan dan mengunjungi Kawah Putih di Ciwidey. 

Untuk info harga dan lokasi detail, sila tengok di sini: RANCA UPAS

Alternatif untuk Camping Keluarga:
- Mandalawangi Camping Ground di Taman Nasional Gede Pangrango, Cianjur



3 comments:

vimax said...

tempat yang asik

Idah Ceris said...

Waaah....asyik bangeeet. Bisa dijadikan referensi nih, Mbak.

Btw, dua tahun lalu mau singgah ke Situ Patenggang ngga jadi. Udah kesorean.

KERJADIRUMAHAJA said...

Artikel yang bagus untuk keluarga Indonesia yang pintar. Yuk pintar berbisnis dan buka peluang usaha di rumah aja bersama kami.
Ayo kita bimbing dan kita bantu yuk sampai berhasil!
WWW.KERJADIRUMAHAJA.COM