Sunday, January 31, 2016

Indischetafel Restaurant: Bersantap ala Sinyo dan Noni Belanda

INDISCHETAFEL RESTAURANT. Saat sedang mencari makan di Bandung, tanpa sengaja kami melewati tempat makan dengan nama yang agak susah dieja itu. :D Karena sudah malam dan kami kelaparan setelah jalan ke sana kemari, akhirnya kami memutuskan untuk makan di tempat tersebut.
Indichetafel Restaurant

Kami disambut dua pramusaji di pintu masuk. Di dalam, kami mendapati suasana restoran yang sangat vintage! Kami tiba-tiba merasa berada di ruang perjamuan Hindia Belanda. Tegel berbunga yang pernah menjadi impian saya dan kemudian memutuskan menyerah setelah tahu panjang dan lamanya antrean mendapatkan tegel itu. :D Gramofon di sudut kanan ruangan. Jejeran meja yang mengingatkan saya pada tatanan meja favorit bulik saya: taplak besar dengan gambar bunga dan renda di tepiannya, kemudian dilapisi kaca (Bayangkan... renda! Dulu, saat orang tergila-gila dengan renda, bahkan meja makan pun berenda!). 

Kami memilih satu tempat di dekat jendela besar, khas jendela bangunan dulu kala. Indischetafel Restaurant ternyata memang mengusung tema resto-museum. Karena itu, tidak heran di sini banyak sekali barang yang layak menyandang titel "penghuni museum". 
Suasana dalam restoran. Saya suka tegelnya!
Gramofon!
Pramusaji mengantarkan daftar menu dan mau tidak mau saya mengernyit melihat jajaran menu yang terpampang. Menu di restoran ini dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain: Soepen (sup), Sla Soorten (salad), Hor's d'Óeuvre en Entrees, Vleeschgerechten, dan Bereiding van Rijs. Beberapa nama masakan membuat saya tersenyum, di antaranya: Biefstuk Sinyo Indische. Menu ini membuat saya membayangkan yang cocok makan ini adalah Minke: berjas komplet dengan dasi kupu-kupu dan memakai belangkon (tokoh dari tetralogi Bumi Manusia-nya Pramoedya Ananta Toer).
Daftar Menu
Nasi Asem-Asem Sapi
Nasi Soep Boentoet Koeah Bakar

Kami memesan makanan: french fries and sausage untuk anak-anak (yang aman karena mereka pasti mau), Nasi Goreng, Nasi Soep Boentoet Koeah Bakar, dan Nasi Asem-Asem Sapi.
Untuk Nasi Asem-Asem Sapi: very recommended! Perpaduan panas, pedas, dan asam-nya pas. Enak dan segar. Yang lainnya menurut saya biasa saja. :p

Restoran yang pernah mendapat penghargaan Bandung Heritage tahun 2011 ini berdiri pada tahun 2009. Bangunannya sendiri merupakan peninggalan Belanda dan menjadi salah satu cagar budaya di Kota Bandung.
Salah satu sudut
Mesin Jahit Tua
Pada satu masa, sepertinya keluarga saya pernah punya bufet macam ini :D
Malam itu kami cukup menikmati berada di restoran ini. Musik era "Hindia Belanda" menemani kami. Kalau tidak membawa anak-anak, mungkin saya akan merasa kencan dengan seorang sinyo. :D 

Saat itu, beberapa keluarga juga makan di restoran tersebut. Beberapa sudah paruh baya dengan rambut memutih. Mungkin mereka sedang bernostalgia. Sementara di samping meja kami, tiga cewek ABG sibuk berfoto dengan menggunakan tongsis. Ya, ya... tempat ini memang bagus buat foto-foto dengan teman dan keluarga. Atau foto kelas, kelulusan, bahkan reuni! Mungkin sekalian dengan kostum ala noni dan sinyo Belanda atau pribumi-priayi. *hanya sekadar ide*
My fam!
Jendela dan taplak mejanya... :p
Saat menunggu makanan datang, saya dan anak-anak "menjelajah" ke setiap ruangan di restoran ini. Di dalam restoran ini memang ada beberapa ruangan serupa kamar. Ruangan-ruangan ini cocok dipakai untuk mereka yang datang dalam rombongan. Saya takjub dengan beberapa barang di sini. Beberapa mengingatkan saya pada barang-barang yang dulu kala "nangkring" di rumah saya.

Selain makanan utama, Indischetafel Resto juga menyediakan makanan ringan semacam kukis. Saya menemukannya ketika saya hendak membayar makanan. Eh, di kasir pun saya menemukan mesin kasir zaman dulu dengan satuan pembayaran gulden dan sen. Menurut saya, harga di restoran ini, kalau dihitung dengan "pengalaman" dan suasana, layak lah... Tapi untuk beberapa makanan, mungkin agak mahal. Ada baiknya kalau mau memesan, tanyakan dulu apa menu andalan di tempat itu. 
Lucu ya. Ingat, jangan dipegang!
Mesin kasir

INDISCHETAFEL RESTAURANT
Alamat: Jalan Sumatera No 19, Bandung,
Jawa Barat

Tulisan terkait:
- Bandung
- Museum

No comments: